Cara Bisnis

BAGAIMANA MEMULAI BISNIS INI

Tidak semua desa terhubung dengan internet. Dari 82 ribu desa di Indonesia, baru 20 ribuan desa yang bisa menikmatinya. Internet tersebut bisa berasal dari kabel, maupun jaringan selular GSM.

Tidak semua desa terhubung dengan internet. Dari 82 ribu desa di Indonesia, baru 20 ribuan desa yang bisa menikmatinya. Internet tersebut bisa berasal dari kabel, maupun jaringan selular GSM.

Terdapat perbedaan signifikan dalam perkembangan ekonomi pada desa yang sudah internet, Lihatlah cara pendudukan berdagang melalui internet, begitu pula internet diaplikasikan untuk pendidikan petani, pendidikan sekolah, dan pemerintahan desa.

Karena itu, banyak pemerintahan desa yang tertinggal, terisolir dan terbelakang berburu teknologi internet ini dengan berbagai cara. Karena biaya yang sangat mahal, tidak banyak desa yang menyebarkan internet secara gratis. Mereka umumnya memanfaatkan internet untuk menjalankan roda pemerintahannya.  Karena itu, banyak pihak swasta yang kemudian berburu peluang untuk menjalankan bisnis internet desa. Dan kami adalah diantara yang bisa melakukan itu buat mereka.

Peluang bisnis yang ada di depan mata adalah,  menjual layanan internet ke semua orang di desa yang membutuhkan. Ini disebabkan, tidak semua desa menyediakan internet gratis.

Bisnis yang sedang menjadi andalah di desa saat ini adalah layanan wifi menggunakan voucer. Seseorang bisa berselancar di dunia maya dengan waktu disesuaikan sesuai jumlah uang yang dikeluarkan. Illustrasi di sebuah desa ,  para pengguna smartphone hanya tinggal membayar Rp.3000,- untuk dapat menikmati layanan wifi selama dua  jam, dan Rp.5000 untuk lima jam.

Selain praktis, bisnis internet Wifi tidak memerlukan modal yang cukup besar. Karena kita tidak perlu membeli sejumlah komputer seperti saat membuka warnet dan game online. Dan penggunapun bisa tak terbatas sebab siapapun yang memiliki smart phone dan laptop bisa menjadi konsumen.

Selain Voucer, ada pula layanan internet tetap. Setiap pelanggan dikenakan rata-rata Rp 150 ribu, untuk up to 4 Mbps. Dan ini bisa untuk kegiatan bisnis, seperti menjual produk pertanian, perikanan dan berkomunikasi melalui whatsapp dengan calon pembeli di seluruh dunia.

Bisnis wifi Hotspot di desa, peluang usaha baru (foto:internet)

Pengguna internet semakin banyak


Jumlah pengguna smartphone sangat  banyak. Setiap orang, kadang punya dua. Smartphone yang memiliki akses internet, bisa digunakan sebagai sumber informasi dan komunikasi dengan semua tempat dan orang di seluruh dunia.

Internet seakan memiliki candu, siapa yang sudah mengenalnya seakan selalu rindu jika tidak menggunakannya. Bahkan fakta telah membuktikan, pemilik akun media sosial saat ini sudah tak mengenal usia. Setingkat SD bahkan para orangtua banyak yang memilikinya. Inilah peluang yang sesungguhnya.

Jika dalam sehari ada orang yang menggunakan layanan wifi  dengan paket Rp 3000 sebanyak 50 orang saja, dan rata-rata menggunakan waktu selama dua jam tentu hasilnya sudah Rp.150.000,-.
Jika kita kalikan selama satu bulan makahasilnya adalah Rp.4.500.000,- .

Lalu bagaimana jika yang menggunakan lebih dari 50 orang dan penggunaannya lebih dari dua jam ?

Karena ternyata banyak anak-anak muda yang nongkrong bisa sampai larut malam, mereka semua rata-rata asik dengan internet di smartphonenya. Dua jam bukanlah waktu yang lama bagi orang-orang yang sudah mengenal internet, bahkan penulis sendiri dalam sehari bisa 12 jam lebih berinteraksi dengan internet.

Bisnis internet wifi, akan semakin berkembang apabila kita bisa menjalin kemitraan. Semakin banyak mitra maka akan semakin banyak keuntungan. Misalnya kita melatakan voucer tersebut pada warung, rumah makan, kedai bakso atau tempat anak muda bisa berkumpul.

Untuk system bagi hasil bisa kita diskusikan dengan mitra kita tersebut agar memperoleh kesepakatan, bisa 50:50 atau bahkan 60% lebih buat kita.

Coba kita bayangkan jika dari satu mitra saja kita bisa memiliki penghasilan bersih Rp.3.000.000,-/bulan, tentu Rp. 30.000.000,-/bulan bukan hal yang mustahil jika kita memiliki 10 mitra .

Hal ini bukanlah hal yang sulit terutama bagi yang tinggal di desa, karena bisnis ini hampir bisa dipastikan sangat langka bahkan banyak desa yang tidak ada satu orangpun yang menggelutinya. Inilah kesempatan luar biasa untuk kita terus bisa mengembangkan bisnis internet wifi sebanyak-banyaknya.

Untuk promosipun sangat mudah, kita tinggal menuliskan sedia voucer wifi di tempat usaha mitra maka customerpun akan datang berbondong-bondong untuk membelinya.

Penting untuk diingat, karena mitra juga menggunakan layanan internet maka setiap bulan harus tetap membayar setoran bulanan wifi kepada kita.

Bahkan mitra merasa sangat beruntung, karena selain bisa mengurangi pengeluaran akan kebutuhan kuota juga ia diuntungkan dari hasil penjualan pulsa. Selain itu bagi mitra yang memiliki usaha penjualan pulsa elektrik ia bisa menggunakan fasilitas internet untuk transaksi pulsanya, bisa melalui Whatsapp atau telegram, keren kan ?

Jika anda tertarik dengan bisnis internet wifi ini, sebaiknya segera saja buka. Sebelum peluang usaha ini didahului oleh orang lain sehingga dapat mengurangi kesempatan untuk memperbanyak mitra-mitra baru.

Bisnis Internet Desa ini, bisa dilakukan di seluruh Indonesia. Untuk memulai, cukup melakukan komunikasi via whatsapp dengan tim kami.

  1. Pemetaan lokasi via satelit (Dikenakan biaya Rp 250.000)
  2. Bila lokasi bisa untuk interkoneksi internet, dilanjutkan dengan pembangunan infrastruktur
  3. Calon pembisnis setelah melakukan pembayaran, akan dikirim perangkat Tower
  4. Pemasangan alat-alat
  5. Teknisi  akan memandu paling lama satu bulan hingga owner bisa menjalankan usaha dan melakukan penanganan troubleshot.

SETELAH BISNIS BERJALAN APA YANG KAMI BANTU BUAT ANDA

  1. Pemeliharaan jaringan melalui remote jarak jauh
  2. Membantu interkoneksi antara tower, dan klien
  3. Service perbaikan radio /perangkat

PAKET BISNIS INTERNET DESA MULAI RP 50 JUTA, MENCAKUP

  1. Tower 20 Meter, kekurangan  akan dibebankan konsumen
  2. Laptop, Printer, perangkat pemancar Voucer, dan system selama setahun.
  3. Bimbingan teknis kepada owner

BAGAIMANA JIKA  ANDA TIDAK ADA MODAL ?
Jika anda tidak punya modal, dan berminat untuk mengembangkan bisnis ini.  Anda bisa mencari teman yang mampu secara ekonomi. Tawarkan produk internet desa ini, jika progress dilanjutkan anda akan mendapatkan fee bulanan selama kegiatan ekonomi ini berlangsung.